Inilah Beberapa Teknik Memasang Umpan Pada Mata Pancing yang Harus Anda Ketahui

Memancing merupakan kegiatan yang membutuhkan ekstra kesabaran. Bagaimana tidak? Untuk mendapatkan ikan yang diburu terkadang perlu menunggu beberapa saat sampai umpan yang terpasang dilahap oleh ikan sasaran. Peralatan memancing tidak akan lengkap tanpa tanpa mata pancing atau biasa juga disebut dengan mata kail. Mata kail sangat beragam jenis, ukuran, bahan, dan kegunaannya. Karena untuk memancing ikan mujair akan sangat berbeda penggunaan mata kailnya dengan saat memancing jenis ikan patin. Kail pancing tersedia dengan model single hook, double hook, treble hook, hingga model garong dengan mata kail lebih dari tiga. Merk dan harganya juga cukup bervariasi, dari Rp 100,- per mata kailnya hingga di kisaran harga Rp 15.000,- per mata kailnya tergantung dari ukuran, bahan pembuat, serta merknya. Jika Anda sering membeli dari toko alat pancing maupun toko online, Anda bisa memperhatikan dengan detailnya terlebih dahulu agar tidak salah pilih.

Mata Pancing Bukalapak

Selain mata kail, hal terpenting lainnya yang tidak boleh dilupakan adalah umpanya. Umpan merupakan strategi untuk menjerat ikan yang diburu terjaring pada mata kail. Umpan bisa berupa cacing, udang kecil, anak kodok, dan masih banyak lagi tergantung dari jenis ikan yang akan dipancing. Memasang umpan ternyata tidak bisa dilakukan dengan asal-asalan. Ada beberapa teknik memasang umpan pada mata kail yang perlu Anda ketahui dan pelajari agar lebih mudah mendapatkan ikan saat memancing. Berikut ini beberapa teknik tersebut:

  • Drop-shot rig.

Teknik ini umumnya digunakan untuk menangkap spesies lain, seperti ikan panfish dan walleye. Teknik ini biasanya digunakan untuk memancing secara vertikal di bawah kapal dan pada air laut yang dalam. Teknik ini menempatkan sebuah umpan berjarak tertentu dari dasar sehingga akan bergerak secara sempurna dan horisontal pada air.

  • Carolina rig.

Teknik ini biasa digunakan untuk memancing ikan pada air yang dangkal dan dekat dengan tumbuhan air, namun akan lebih efektif pada air yang dalam namun tidak tertutup oleh tumbuhan air di sekitarnya.

  • Rigging a tube.

Rigging a tube atau umpan berbentuk pipa sudah terkenal lebih dari 25 tahun. Teknik yang satu ini sangat berguna untuk memancing dengan aksi-aksi yang berbeda dan berbagai cara mengikatnya seperti teknik carolina, texas, dan drop-shot rigs. Bisa digunakan pada mata kail atau jig baik dengan pemberat maupun tanpa pemberat.

  • Wacking rig.

Teknik yang satu ini memerlukan umpan lunak yang tidak dipasangi pemberat dan hanya memasang mata pancing yang menembus pada bagian tengah umpan. Cara terbaik untuk melakukan teknik yang satu ini adalah dengan menarik secara perlahan dan diamkan, yang akan menyebabkan umpan terlipat, menggelepak, dan bergetar saat jatuh ke bawah. Biasanya umpan lunak dengan bentuk lurus dan panjang digunakan untuk teknik pemasangan ini, namun bentuk lainnya juga terbukti efektif.

  • Rigging soft jerkbaits.

Umpan soft jerks baik untuk digunakan saat memancing di daerah yang dipenuhi dengan tumbuhan air dan terdapat lubang-lubang atau kantong-kantong, seperti pada dermaga maupun area air yang dipenuhi bebatuan.

  • Jig rig.

Jig merupakan teknik ikatan sebuah mata pancing yang beralur dan dicetak dengan pemberat secara permanen pada ujung kail. Jika cukup terkenal saat digunakan dalam aktifitas memancing. Jig bisa dipasangkan dengan umpan plastik lunak dengan berbagai bentuk dan model , seperti cacing, udang, kadal untuk kemudian disesuaikan dengan ukuran jig untuk menyeimbangkan dengan umpan pancing yang digunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *